opeknews.com — Pasangan bakal calon walikota dari jalur perseorangan, Sudjaka Martana (Anton) dan Fauzi Umar Lahji, tak penuhi suara dukungan untuk maju sebagai calon Walikota Pekalongan.
Dari hasil rekapitulasi verifikasi faktual yang dilakukan KPU Kota Pekalongan terhadap jumlah dukungan yang dikumpulkan Anton-Fauzi, hanya 24.452 dukungan yang dinyatakan memenuhi syarat, sehingga pasangan yang sama-sama duduk sebagai anggota dewan tersebut masih kekurangan 929 dukungan.
“Saat mendaftar memang jumlahnya memenuhi syarat, tapi setelah verifikasi masih kurang 929. Artinya ada dukungan yang tidak memenuhi syarat baik karena ganda, karena yang bersangkutan menyatakan tidak mendukung, maupun karena petugas tidak bisa bertemu langsung dengan yang bersangkutan,” terang Ketua KPU, Basir, usai rapat pleno rekapitulasi hasil verifikasi faktual di Aula Kantor KPU, Selasa (13/7/2015).
Setelah hasil verifikasi, lanjut Basir, pasangan Anton-Fauzi harus melengkapi kekurangan dukungan dua kali lipat yaitu 1.858. Pemenuhan kekurangan dukungan, dapat dilakukan pada masa perbaikan yaitu 4 hingga 7 Agustus mendatang. Meski begitu, Basir menyatakan Anton-Fauzi tetap dapat mendaftarkan diri sebagai calon pada 26 hingga 28 Juli nanti.
“Mereka tetap bisa mendaftar, tapi tetap harus melengkapi kekurangan dukungan. Jika mendaftar tapi tak melengkapi kekurangan, otomatis gugur, begitu juga kalau tidak mendaftar dan tidak melengkapi dukungan maka otomatis pasangan tersebut dinyatakan gugur,” jelas Basir lagi.
Sementara dalam paparan hasil rekap verifikasi faktual oleh Anggota KPU Divisi Pencalonan dan Hukum, M Taufiqurrahman, jumlah dukungan pasangan tersebut di masing-masing kecamatan adalah 5.843 di Kecamatan Barat, 6.550 di Kecamatan Utara, 6.576 di Kecamatan Timur dan 5.483 di Kecamatan Selatan. Sehingga, total dukungan se Kota Pekalongan adalah 24.452 dukungan.
Dari hasil rekapitulasi yang dibacakan Taufiq, di seluruh kecamatan tidak terdapat dukungan yang dicoret dan tidak memenuhi syarat karena keberatan, jumlah dukungan yang ditambah karena keberatan maupun jumlah pendukung yang belum memenuhi syarat dan harus diperbaiki.
Hasil rekapitulasi yang dibacakan, tak mendapatkan protes maupun sanggahan baik dari perwakilan paslon yang hadir maupun dari jajaran Panwaslu Kota Pekalongan. KPU juga hanya membacakan rekapitulasi satu pssangan, sebab dari tiga pasangan yang sebelumnya mendaftar hanya Anton-Fauzi yang memenuhi syarat minimal dukungan.
Terpisah, Bakal Calon Wakil Walikota dari jalur perseorangan, Fauzi Umar Lahji saat dikonfirmasi menyatakan bahwa pihaknya sudah berikhtiar untuk memenuhi persyaratan sebagai calon independen. “Kami sudah berupaya dan berikhtiar tapi hasilnya Allah yang menentukan,” jawabnya singkat. (*)
Website & Logo Maker